BANDA ACEH - Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah memberikan penghargaan ( Ikramiah ) untuk 300 penghafal Alquran (Hafidz dan Hafidzah) Aceh 10-30 juz. Penghargaan dalam bentuk uang mencapai total Rp 2,5 miliar itu diserahkan secara simbolis Kamis (31/12) di Anjong Mon Mata Banda Aceh. Gubernur Aceh menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada perwakilan para hafidz dan hafidzah, yakni Agus Rizal (30 Juz), Zubirani (20 Juz) dan M Mufid Al-Izza (5 Juz). Ikramiah itu diberikan berdasarkan kategori kemampuan hafalan Alquran oleh para hafidz-hafidzah itu, yakni sebesar Rp 15 juta untuk hafidz 30 Juz, Rp 10 juta untuk hafidz 20 Juz, dan Rp 5 juta 10 Juz. Klasifikasi umur juga dibedakan untuk tiga kategori tersebut, yaitu 30 juz maksimal berusia 25 tahun, 20 juz maksimal berusia 20 tahun, dan 10 juz maksimal berusia 15 tahun per 31 Desember 2015. Gubenur Zaini dalam pidato singkatnya mengatakan, penghargaan tersebut sebagai bentuk penghormatannya terhadap putra-putri Aceh yang selam...
Subhanallah, inilah kebahagiaan orang tua yang luar biasa besar jika mampu mendidik anaknya menjadi penghapal Al Quran, seperti video berikut ini. Mau tau tips ayahnya Musa dalam mendidik anaknya, Musa yang berusia 5,5 tahun namun sudah menguasai dan hafal 29 Juz Al Quran. Bayangkan, Musa bocah asal Bangka ini memang hafal 29 Juz dan masuk 30 juz, kecuali surat An-Nahl dan surat Bani Israil. Bakat dan kemampuan Musa menjadi inspirasi para orang tua mengikuti Musa, peserta acara televisi RCTI “Hafiz Indonesia” yang dibimbing oleh para juri berpengalaman seperti Syeikh Ali Jaber, Ustadz Amir Faishol Fath dan Ustadzah Lulu Susanti. Ini Dia Tips Dari Abu Musa Ini Pesan Dari Abu Musa (La Ode Abu Hanafi) ayah dari bocah penghafal Al Quran berusia 5,5 tahun. Dialog ini melalui WhatsApp dengan Abu Musa di Jeddah Saudi Arabia. Admin Assunnah: Akhi bisa kasih pesan khusus untuk anak-anak agar rajin menghafal al quran karena akan saya sebarkan di BBM fb dll singkat ...
Tepat sholat Isya, pada malam 2 Januari 1492 M, di menara masjid Bayazin Granada inilah untuk terakhir kalinya azan di kumandangkan secara lantang di bumi Andalusia. Kilas Balik Pada tahun 711 M, umat Islam mulai memasuki semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal sekarang). Dengan misi mengakhiri kekuasaan tiran, Raja Roderick. Umat Islam di bawak kepemimpinan Thariq bin Ziyad menyeberangi lautan yang memisahkan Maroko dan daratan Spanyol. Tujuh tahun kemudian, sebagian besar wilayah semenanjung Iberia (Andalusia) berhasil diduduki oleh umat Islam. Dan kekuasaan tersebut berlanjut selama lebih dari 700 tahun. Pada tahun 900-an M, Islam mencapai puncak kejayaannya di tanah Andalusia. Lebih dari 5 juta muslim tinggal di daerah tersebut, dengan prosentase mencapai 80% penduduk. Kerajaan yang kuat kala itu, Dinasti Umayah II menjadi penguasa tunggal di daerah tersebut dan menjadi kerajaan yang paling maju dan paling stabil kondisi sosialnya di daratan ...
Komentar
Posting Komentar