Metode Tahfizh Al-Quran di Rumah Quran Cordova





METODE TAHFIZH DAN MURAJA'AH
Setiap orang memiliki metode dan cara menghafal sendiri yang mungkin berbeda dari orang lain. Dan setiap orang boleh memilih metode menghafal yang nyaman dan menyenangkan bagi diri mereka.
Rumah Quran Cordova, dalam rangka melahirkan para calon hafizh Al-Quran menggunakan metode yang mengkombinasikan antara metode Turki (Sulaimaniyah) dan metode Sudan, yang kemudian diterapkan sesuai kebutuhan dan kemampuan peserta tahfizh.
Dengan gambaran, setiap peserta menyiapkan setoran hafalan baru yang berkisar minimal 3 ayat sampai 1 halaman dalam waktu 1 jam.
Metode Tahfizh (Menghafal):
  1. Menghafal halaman terakhir dari bagian juz yang dihafal sebanyak 1 halaman dalam 1 kali setoran dengan asumsi 1 jam durasi menghafal, dengan jumlah minimal setoran 3 ayat.
  2. Setelah halaman terakhr dari juz tersebut disetorkan, maka peserta tahfizh boleh menambah hafalan kepada halaman kedua terakhir dari bagian juz yang dihafal. Begitu seterusnya.
Metode ini adalah anjuran dan tidak mutlak harus digunakan. Karena setiap orang terkadang memiliki metode sendiri yang mereka merasa nyaman dan senang dengannya.
Setiap peserta mengulang (murajaah) hafalan yang telah dihafal pada hari sebelumnya, lalu kemudian menambahkan hafalan baru.
Metode Murajaah (Mengulang):
1.      Setiap peserta mengulang hafalan yang telah disetorkan sebelumnya sebanyak 1 lembar (2 halaman), sebelum menambah hafalan baru, setiap harinya.
2.      Setiap peserta mengulang hafalan maksimal 5 lembar terakhir yang telah disetorkan pada setiap akhir pekan pertemuan.
3.      Setiap peserta mengulang hafalan 1 juz lengkap apabila telah selesai mencapai target hafalan 1 juz, sebelum beranjak kepada hafalan juz berikutnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gubernur Aceh Berikan Rp 2,5 M untuk Hafidz

Tips Menghafal dari Ayah Musa, Bocah Penghafal Al-Quran

Hari Ini, Tahun 1492, Adzan Terakhir Berkumandang di Bumi Andalusia